Tuesday, December 24, 2013

KEUTAMMAAN DAN FADILAT SELAWAT KE ATAS NABI MUHAMMAD S.A.W


Ada banyak hadith yang menerangkan tentang keutamaan-keutamaan dan kelebihan-kelebihan berselawat ini.

Allah Subhannahu wa Ta’ala telah berfirman di dalam Al-Qur’an yang bermaksud ;

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. 33:56)


Berikut adalah antara hadith-hadith Nabi yang menerangkan keutamaan berselawat.

Dari Abu Hurairahzbahwa Rasul Allah Subhannahu wa Ta’ala bersabda ;

“Barang siapa berselawat terhadapku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim)

Dari Anas bin Malik Radhiallaahu anhu , bahwa Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda ;

“Barang siapa berselawat atasku satu kali, maka Allah akan berselawat kepadanya sepuluh kali selawat, menghapus darinya sepuluh keburukan, dan mengangkatnya sebanyak sepuluh darjat.” (HR Ahmad, an-Nasai dan di shahihkan oleh al-Albani).

Dari Abdullah bin Amr bin Ashz ia mendengar Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda ;

“Apabila kamu mendengarkan muadzin maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan, kemudian berselawatlah kepadaku karena barang siapa yang berselawat atasku sekali saja, maka Allah akan berselawat kepadanya sepuluh kali. Kemudian mintakanlah untukku al-Wasilah, sesungguhnya ia adalah kedudukan di Syurga yang tidak layak kecuali hanya untuk seorang hamba dari hamba-hamba Allah. Dan aku berharap agar hamba tersebut adalah aku, barang siapa yang meminta kepada Allah al-Wasilah untukku, maka berhak atasnya syafaat.” (HR. Muslim)

Dari Abu Darda’zia berkata, “Telah bersabda Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam ;

“Perbanyaklah selawat atasku pada Hari Jum’at karena ia disaksikan, dan para malaikat pun menyaksikan. Dan sungguh tidaklah seseorang berselawat atasku, kecuali akan diperlihatkan kepadaku selawatnya hingga ia selesai darinya.” Dia mengatakan,”Aku berkata, ”Dan juga setelah meninggal dunia? Nabi menjawab, ”Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para nabi.”(HR Ibnu Majah dan al-Mundziri menyatakan jayyid)

Dari Aus bin Auszia berkata, Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda;

”Termasuk hari-hari kalian yang utama adalah hari Jum’at, pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan, pada hari itu ditiup sangkakala dan terjadi suara keras yang mematikan. Maka perbanyak-lah selawat atasku pada hari itu, sesungguhnya selawat kalian diperlihatkan kepadaku” (HR. Ahmad dan Abu Dawud, dishahihkan oleh al-Albani)

Dari Abu Umamahzdia berkata, ”Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam telah bersabda;

“Perbanyaklah selawat kepadaku pada Hari Jum’at, karena selawat dari umatku diperlihatkan pada tiap-tiap Hari Jum’at. Barang siapa yang lebih banyak selawatnya kepadaku maka ia lebih dekat kedudukannya dariku.”(HR. al-Baihaqi dihasankan oleh al-Albani).

Dari Abu Hurairahzia berkata, Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda ;

“Sungguh rugi seseorang yang disebutkan diriku disisinya namun tidak berselawat atasku.” (HR. At-Tirmidzi, berkata al-Albani hasan shahih)

Dari Ibnu Abbaszberkata,”Telah bersabda Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam ;

“Barang siapa melupakan (meninggalkan) selawat terhadapku maka akan tersalah dia dari jalan surga.” (HR. Ibnu Majah dishahihkan oleh al-Albani dengan hadits lain)

Dari Husain Radhiallaahu anhu, dari Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda ;

“Orang bakhil adalah orang yang diriku disebut di sisinya namun tidak berselawat kepadaku.” (HR. An-Nasai di sha-hihkan oleh al-Albani)

Dari Ubay bin Ka’ab ia berkata ;

”Wahai Rasulullah, sungguh aku akan memperbanyak selawat atasmu, maka seberapa banyak kujadikan do’aku untuk berselawat kepadamu? Beliau menjawab, “Sekehendakmu” Dia bekata, “Aku mengatakan, “Apakah seperempatnya?” Beliau menjawab, “Terserah kamu, dan jika engkau menambah, maka itu lebih baik bagimu.”

Aku berkata, ”Apakah separuhnya?” Rasul menjawab, ”Terserah kamu, dan jika kamu menambah, maka itu lebih baik bagimu.” Aku lalu berkata, “Apakah dua per tiganya?” Nabi menjawab, “Terserah kamu dan jika kamu menambahnya, maka itu lebih baik bagimu.”

Aku berkata, ”Apakah aku berselawat kepadamu sepanjang hariku.” Baginda bersabda, “Kini telah cukup keinginan dan kesungguhanmu dan Allah mengampuni dosa-dosamu.” (HR. Ahmad dan at-Tirmidzi, ia mengatakan hadits hasan shahih, dan al-Albani menyetujuinya).

Dari ‘Amir bin Rubai’ahzia berkata ;

“Saya mendengar Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam berkhutbah dan bersabda, “Barang siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka malaikat senantiasa berselawat kepadanya selagi ia masih berselawat kepadaku. Maka seorang hamba boleh menyedikitkan atau memperbanyaknya.”

Dari Aliz ia berkata,

“Setiap do’a terhalang, sehingga diucapkan selawat atas Muhammad saw dan keluarga Baginda.”(riwayat ath-Thabrani dan dishahihkan oleh al-Albani dengan hadits yang lain)

Dari Umar bin Khaththabz secara mauquf ;

”Sesungguhnya do’a terhenti di antara langit dan bumi, ia tidak naik sama sekali, sehingga disampaikan selawat kepada Nabimu Shallallaahu alaihi wa Salam .” (Riwayat at-Tirmidzi dishahihkan oleh al-Albani dengan hadits yang lain).

Lihatlah begitu banyak hadith yang memperkatakan tentang keutamaan berselawat terutamanya pada hari Jumaat. Maka apakah tindakan kita setelah mengetahui tentang hadith-hadith ini? Banyak mana kita berselawat dalam sehari?

Berikut ini pula senarai beberapa faedah, fadhilat atau kebaikan kita berselawat atas Nabi SAW.

Al-Imam Ibnul Qayyim dalam kitab “jala’ul afham” menyebutkan ada lebih kurang empat puluh fadhilat berselawat atas Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam, di antaranya ialah:

Merupakan bentuk pelaksanaan perintah Allah dan mencocoki terhadap apa yang Dia lakukan berupa shalawat terhadap Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam.

Mencocoki para malaikat yang juga menyampaikan shalawat atas Nabi saw.

Orang yang mengucapkan satu shalawat kepada Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam akan mendapatkan sepuluh shalawat dari Allah Subhannahu wa Ta’ala.

Pelakunya akan diangkat sebanyak sepuluh derajat, ditulis untuknya sepuluh kebaikan dan dihapuskan darinya sepuluh keburukan.

Apabila dibaca sebelum memanjatkan do’a, maka akan sangat memungkinkan untuk diijabahinya do’a itu.

Menjadi penyebab untuk mendapatkan syafa’at.

Menjadi sebab untuk diampuninya dosa-dosa.

Merupakan sebab Allah memberikan kecukupan bagi keperluan seorang hamba.

Shalawat akan mendekatkan kedudukan seorang hamba dengan Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam nanti pada Hari Kiamat.

Shalawat disejajarkan dengan shadaqah kepada orang yang kesusahan.

Shalawat merupakan salah satu sebab terpenuhinya hajat.

Dengan bershalawat kepada Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam , maka Allah dan para malaikat juga akan bershalawat terhadapnya.

Merupakan pembersih dan penyucian jiwa bagi orang yang melakukannya.

Merupakan sebab seorang hamba mendapatkan kabar gembira dengan syurga menjelang meninggal dunia.

Menjadi sebab terbebasnya seseorang dari huru-hara pada Hari Kiamat.

Nabi akan membalas menyampaikan shalawat dan salam kepada orang yang mengucapkannya terhadap Baginda.

Ia menjadi sebab untuk teringatnya sesuatu yang terlupakan.

Merupakan sebab untuk baiknya sesuatu majlis dan dapat menyelamatkan dari buruknya majlis yang tidak disebut di dalamnya nama Allah.

Menjadi penyebab hilangnya kefakiran.

Meniadakan predikat bakhil pada seorang hamba.

Dapat menjadikan pelakunya terbimbing untuk menuju jalan ke Syurga.

Menjadikan sebab terpancarnya cahaya bagi seorang hamba, ketika melewati ash-Shirath (jembatan di Hari Kiamat.

Menjadikan seseorang dapat terbebas dari tabiat yang keras dan kasar.

Merupakan penyebab untuk keberkahan terhadap diri, amal dan umur orang yang mengucapkannya.

Menjadikan penyebab untuk mendapatkan rahmat dari Allah.

Selawat dapat menjadikan seseorang terus-menerus mencintai Rasulullah saw dan bahkan akan selalu bertambah cintanya.

Ia akan menjadikan seorang hamba mendapatkan hidayah dan menghidupkan hati.

Sumber : Kutaib, “Fahlail wa Tsamarat ash-Shalih ‘an Nabi saw,” Al-Qism al-Ilmi Darul Wathan.

Banyak sungguh kelebihan dan fadhilat berselawat atas Nabi SAW ni kan? Sekarang, cuba tanya pada diri sendiri, berapa kalikah kita berselawat ke atas Nabi dalam 1 hari? 100 kali? 50 kali? 10 kali? Atau 1 kali pun kita susah nak berselawat?

Sebaiknya sentiasalah berselawat, usah dikira jumlahnya kerana jumlah Rahmat yang Allah berikan kepada kita pun tidak terhitung oleh kita.


No comments:

Powered By Blogger | Template Created By Lord HTML